republikberita.co.id- Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 terus mengalami kemajuan.
Dalam agenda finalisasi yang digelar di Aula Barakat Mini, Lantai 1 Kantor Bupati Banjar, Pemerintah Kabupaten Banjar resmi menunjuk PT. Amanah sebagai Event Organizer (EO) untuk mengelola gelaran akbar tersebut.
Penunjukan ini dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat yang turut melibatkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar sebagai pengawas dan tim verifikasi peserta tender.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Banjar serta sejumlah pejabat terkait. Hadir pula tim dari Kejaksaan Negeri yang mengawal proses seleksi untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Echo Aryanto, mengungkapkan bahwa dari 29 peserta tender, lima EO berhasil lolos ke tahap akhir seleksi.
“Dari dua puluh sembilan pendaftar, disaring menjadi lima besar, dan dari situ dipilih satu tim pemenang. Kami lakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa Event Organizer yang mendaftar benar-benar terverifikasi,” jelas Echo.
PT. Amanah akhirnya terpilih setelah memperoleh skor tertinggi dari penilaian lima juri independen yang ditunjuk untuk menilai kelayakan dan kualitas rencana kerja masing-masing EO.
“PT. Amanah mendapatkan skor tertinggi dari lima juri independen yang melakukan penilaian secara objektif,” tambah Echo.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ XXXVI akan berlangsung selama delapan hari, yakni dari tanggal 19 hingga 27 Juni 2025. Acara akan digelar di sebelas titik lokasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Banjar.
“Venue utama akan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau Ratu Zalecha, sementara sepuluh venue lainnya akan digunakan untuk berbagai cabang lomba dan kegiatan pendukung,” terang Ikhwansyah.
Dengan penunjukan PT. Amanah sebagai EO, diharapkan pelaksanaan MTQ XXXVI Kalsel 2025 akan berjalan lancar, meriah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal.
