REPUBLIKBERITA.CO.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting.
Hal itu dibuktikan dengan digelarnya Rembuk Stunting di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (13/8).
Kegiatan ini menjadi ajang menyatukan langkah sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sektor terkait, hingga masyarakat.
Pj Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menyebutkan bahwa saat ini Banjarbaru berada di posisi terendah kedua angka stunting di Kalimantan Selatan.
Meski capaian itu positif, ia menekankan agar prestasi tersebut tidak membuat lengah.
“Rembuk Stunting adalah langkah penting untuk memastikan intervensi percepatan penurunan stunting berjalan bersama-sama antara pemerintah, lintas sektor, dan masyarakat,” tegasnya.
Sirajoni juga menyoroti program unggulan Pemkot Banjarbaru, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Program berbasis gotong royong itu dinilai efektif dalam memperkuat kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang anak.
“Gerakan Genting ini adalah bentuk nyata gotong royong untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, kuat, dan bebas stunting,” tambahnya.
Melalui rembuk tersebut, Pemkot berharap sinergi seluruh pihak semakin solid untuk menjaga kualitas kesehatan anak-anak Banjarbaru, demi lahirnya generasi unggul.
Pada kesempatan itu, Pj Sekda Banjarbaru juga turut menyerahkan bantuan sebagai bagian dari implementasi Gerakan Genting.
