Republikberita.co.id, Banjarbaru,- Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar kegiatan Pembekalan Calon Purna Tugas Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Banjarbaru, bertempat di Ballroom Grand Qin Hotel, Selasa pagi (4/11/2025).
Acara dibuka resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, Kanafi, mewakili Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby. Kegiatan diikuti oleh ratusan ASN yang akan memasuki masa pensiun pada 2026 dan 2027, terdiri dari 46 pejabat struktural, 151 pejabat fungsional tertentu, dan 46 pejabat pelaksana.
Kepala Bidang Pengadaan, Pembinaan, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Banjarbaru, Luki Dwi Janarko, menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan motivasi agar ASN siap menghadapi masa purna tugas secara mental, finansial, dan sosial.
“Kegiatan ini kami rancang agar ASN siap menghadapi masa pensiun dengan produktif, sejahtera, dan bahagia. Selain itu, juga untuk meningkatkan literasi keuangan, memberikan inspirasi wirausaha, dan menumbuhkan semangat positif agar tetap berdaya guna pasca purna tugas,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, tiga lembaga besar hadir sebagai narasumber, yakni Bank Kalsel Cabang Banjarbaru membahas pengelolaan dana pensiun dan produk perbankan, Bursa Efek Indonesia dan Phintraco Sekuritas Banjarmasin menyampaikan materi perencanaan keuangan dan investasi aman, serta Indogrosir membawakan tema kewirausahaan melalui program Toko Mandiri Indogrosir (TMI) dan Outlet Mitra Indogrosir (OMI).
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kota Banjarbaru, Kanafi, menekankan bahwa masa pensiun merupakan fase transisi penting yang harus dihadapi dengan kesiapan lahir dan batin.
“Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan yang tetap dapat dijalani dengan semangat dan produktif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan keuangan, kesehatan, dan kesiapan mental dalam menghadapi perubahan sosial dan ekonomi pasca pensiun.
“Kita berharap masa pensiun menjadi masa yang bahagia, bukan masa yang menimbulkan kekhawatiran. Karena itu, pembekalan ini penting agar para ASN siap menghadapi perubahan dengan mental yang kuat dan pemahaman keuangan yang baik,” tutupnya.
