Close Menu
    What's Hot

    Ini Wilayah Yang Terdampak Distribusi Air Akibat Perbaikan

    28/12/2025

    PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) Juara 1 Eco Office Kategori BUMN/BUMD/Bank pada ajang Lingkungan Hidup Award Tahun 2025

    23/12/2025

    Jelang Haul PTAM Intan Banjar Tingkatkan Kapasitas Pompa di Zona Martapura Dari Sebelumnya 80 Liter pper Detik Menjadi 150 Liter Per Detik

    21/12/2025
    Login
    • HOME
    • HUKUM
      • KRIMINAL
    • AGRARIS
      • Pertanian
      • Perikanan
    • OLAHRAGA
    • NUSANTARA
    • DAERAH
      • Kalimantan Selatan
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Kabupaten Banjar
      • Kab Tapin
      • Kotabaru
      • Tanah Bumbu
    Home»UMUM»BPKP Minta Pemerintah Daerah Optimalkan Pajak Bahan Bakar dan Alat Berat

    BPKP Minta Pemerintah Daerah Optimalkan Pajak Bahan Bakar dan Alat Berat

    adminadmin14/12/2024
    WhatsApp Facebook Twitter Copy Link Email Telegram
    Kepala BPKP Kalbar Rudy M. Harahap. Foto: Net

    REPUBLIKBERITA.CO.ID.,– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih belum bisa kelola pajak dengan baik. 

    Bagiamana tidak pasalnya walaupun setiap tahunnya, kontribusi pajak daerah terhadap PAD meningkat namun kontribusi pajak terhadap total pendapatan daerah di Kalimantan Barat lebih rendah dibandingkan dengan beberapa provinsi lain di Pulau Kalimantan.

    Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Rudy M. Harahap persentase kontribusi pajak daerah mengindikasikan bahwa suatu pemerintah daerah dapat mewujudkan kemandirian fiskal dengan baik.

    “Untuk itu, Pemerintah terus mendorong Pemerintah Daerah menjadi mandiri dan tidak menyusu terus ke Pemerintah Pusat, yaitu dengan mendorong penyusunan aturan pajak dan retribusi daerahnya masing-masing,” ujarnya.

    Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 sudah jelas tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

    “Dari 7 jenis pajak daerah yang dipungut, dua jenis pajak yang masih harus dioptimalkan pungutannya, yaitu Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Alat Berat,” ungkap Rudy.

    Mengapa demikian? Karena realisasi penerimaan PBBKB di Provinsi Kalimantan Barat terendah dibandingkan dengan Provinsi lain di Pulau Kalimantan.

    “Ini jadi cambukan keras untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar bisa mengimbangi provinsi lain,” tegas Rudy.

    Menurutnya, Pajak Alat Berat merupakan instrumen baru yang akan diimplementasikan di tahun 2025 berdasarkan ketetapan kepala daerah. Dengan begitu, harus didorong komitmen dan sinergi antara kepala daerah dan para pengusaha.

    Senada dengan Kepala Perwakilan, pada kesempatan itu, Pj. Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Mohammad Bari menyampaikan, sinergi sangat dinantikan dari berbagai pihak, guna membantu  dan meningkatkan pendapatan daerah, yang salah satunya dari pajak dan retribusi daerah.

    “Sinergi tersebut untuk membantu membiayai pembangunan di daerah kita ini. Untuk itu, sinergi ini dituangkan dalam kesepakatan yang ditandatangani para sekretaris daerah kabupaten/kota dalam menyamakan langkah pungutan pajak tersebut,” ujar Bari.

    Problema Pungutan Pajak Daerah

    Dalam pemungutan pajak tersebut, banyak permasalahan dan tantangan yang sudah diidentifikasi.

    Contohnya, Bari mengungkapkan, banyak ditemukan slip soal setoran pajak dengan wajib pajak yang melakukan kesalahan penyetoran kepada pos yang telah ditentukan, terutama pada pajak air permukaan.

    “Untuk itu, kami lakukan sosialisasi, sekaligus mengajak turun ke lapangan guna memantau dan melakukan pengawasan,” katanya.

    Tidak hanya itu, Bari juga mengungkapkan, ditemukan kendaraan-kendaraan luar daerah yang beroperasi di Kalimantan Barat.

    Menurutnya, kendaraan-kendaraan tersebut harus dimutasikan ke Kalimantan Barat agar daerah terbantu dengan penambahan pungutan (opsen) pajak kendaraan bermotornya.

    Menanggapi itu, Rudy menyampaikan, permasalahan yang dihadapi daerah dalam pungutan pajak bukan hanya terkait teknis internal, tetapi juga dari luar.

    “Masalah besar dalam peningkatan kepatuhan perpajakan di Indonesia dan Kalimantan Barat sebagai daerah perbatasan adalah keberadaan shadow/underground economy atau black market (pasar gelap),” ujar Rudy.

    Akibatnya, banyak aktivitas yang mestinya berkontribusi terhadap roda perekonomian, tetapi tidak tercatat dan pajaknya pun minim, tegasnya.

    Aktivitas pasar gelap tersebut seperti aktivitas legal yang disembunyikan dari otoritas publik, produksi barang dan jasa yang dilarang hukum, produksi legal yang tidak berbadan hukum, dan produksi rumah tangga untuk digunakan sendiri yang tidak dikenakan pajak.

    Katanya, “Adanya shadow economy sangat berdampak bagi PAD Kalimantan Barat.”

    Buktinya, dalam beberapa tahun terakhir, penerimaan PBBKB Kalimantan Barat stagnan karena BBM banyak dibeli dari pasar gelap.

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah berupaya mengatasi pasar gelap tersebut, yaitu dengan penerbitan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Jenis Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

    Rudy meminta, untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan PAD, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menerapkan berbagai strategi yang berfokus pada peningkatan kepatuhan, optimalisasi potensi, serta pengawasan.
    “Strategi tersebut harus melibatkan stakeholder-stakeholder, seperti BPKP, Kementerian Keuangan, dan TNI/Polri,” jelasnya.

    Related Posts

    Kejari Banjar Lakukan Pemeriksaan Dugaan Korupsi.

    26/11/2025

    Habiskan Miliaran Belanja Mobil Dinas Baru untuk Forkopimda di Tengah Efisiensi Anggaran Banjarbaru Disorot Publik

    26/11/2025

    Skandal Tanah di Banjarbaru: Surat Soporadik Diduga Palsu, Lurah Lama Jadi Tersangka — Surat Baru Terbit Lagi di Lahan yang Sama!

    12/11/2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ini Wilayah Yang Terdampak Distribusi Air Akibat Perbaikan

    28/12/2025

    PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) Juara 1 Eco Office Kategori BUMN/BUMD/Bank pada ajang Lingkungan Hidup Award Tahun 2025

    23/12/2025

    Jelang Haul PTAM Intan Banjar Tingkatkan Kapasitas Pompa di Zona Martapura Dari Sebelumnya 80 Liter pper Detik Menjadi 150 Liter Per Detik

    21/12/2025

    PT Air Minum Intan Banjar diliburkan pada Kamis dan Jumat, 25–26 Desember 2025, Dalam Rangka Peringatan Hari Raya Natal

    21/12/2025
    Berita Pilihan
    ADVERTORIAL

    Ini Wilayah Yang Terdampak Distribusi Air Akibat Perbaikan

    28/12/2025 ADVERTORIAL

    REPUBLIKBERITA.CO.ID., BANJARBARU – PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) mengumumkan terjadinya gangguan suplai air bersih…

    PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) Juara 1 Eco Office Kategori BUMN/BUMD/Bank pada ajang Lingkungan Hidup Award Tahun 2025

    23/12/2025

    Jelang Haul PTAM Intan Banjar Tingkatkan Kapasitas Pompa di Zona Martapura Dari Sebelumnya 80 Liter pper Detik Menjadi 150 Liter Per Detik

    21/12/2025

    PT Air Minum Intan Banjar diliburkan pada Kamis dan Jumat, 25–26 Desember 2025, Dalam Rangka Peringatan Hari Raya Natal

    21/12/2025
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Ini Wilayah Yang Terdampak Distribusi Air Akibat Perbaikan

    28/12/2025

    PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) Juara 1 Eco Office Kategori BUMN/BUMD/Bank pada ajang Lingkungan Hidup Award Tahun 2025

    23/12/2025

    Jelang Haul PTAM Intan Banjar Tingkatkan Kapasitas Pompa di Zona Martapura Dari Sebelumnya 80 Liter pper Detik Menjadi 150 Liter Per Detik

    21/12/2025
    Most Popular

    Gurih Manis Pedasnya Dawet Sambal di Jatimulyo

    06/09/2024

    Penghargaan WTN Ke-5 dari Kemenhub RI Untuk Pemkab Banjar

    09/09/2024

    Perpanjangan Jabatan Kades dan BPD di Kotabaru

    07/09/2024

    Archives

    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Februari 2024

    Categories

    • ADVERTORIAL
    • AGRARIS
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • DAERAH
    • EKONOMI
    • HARDNEWS
    • HEADLINE
    • HUKUM
    • Hulu Sungai Tengah
    • Kab Tapin
    • Kabupaten Banjar
    • Kalimantan Selatan
    • KESEHATAN
    • Kotabaru
    • Kriminal
    • Kuliner
    • NEW
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • OPINI RAKYAT
    • PEMILU
    • PENDIDIKAN
    • Perikanan
    • Perisitiwa
    • Pertanian
    • Religi
    • SENI BUDAYA
    • Tanah Bumbu
    • UMUM
    • WISATA
    © 2026 - REPUBLIKBERITA.CO.ID
    • HOME
    • HUKUM
      • KRIMINAL
    • AGRARIS
      • Pertanian
      • Perikanan
    • OLAHRAGA
    • NUSANTARA
    • DAERAH
      • Kalimantan Selatan
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Kabupaten Banjar
      • Kab Tapin
      • Kotabaru
      • Tanah Bumbu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?