REPUBLIKBERITA.CO.ID., BANJARBARU – Sebanyak 163 Calon Jamaah Haji Kota Banjarbaru mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik.
Kegiatan itu dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para calon jamaah haji yang ingin berangkat ke tanah suci Mekkah.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Abdul Basid, menekankan pentingnya memaksimalkan kegiatan bimbingan manasik haji sebagai bekal utama dalam menunaikan rukun Islam kelima.
“Kegiatan bimbingan ini sangat penting untuk dipahami dan dimaksimalkan, baik teori maupun praktik. Kalau ada hal yang belum jelas saat pertemuan, jangan sungkan untuk bertanya melalui WA atau telepon kepada petugas. Gunakan sepuluh kali pertemuan ini sebaik-baiknya,” ujarnya 10 April 2025
Lebih lanjut Abdul Basid menyampaikan kepada calaon jemaah bahwa ibadah haji merupakan panggilan langsung dari Allah SWT, dan salah satu kunci dalam menjalankannya adalah sabar.
“Saya sampaikan juga, ini adalah panggilan Allah. Maka sabar bukan karena apa-apa, tapi karena Allah yang memanggil kita untuk hadir di Tanah Haram. Persiapkan diri, termasuk fisik, dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Kegiatan manasik haji ini diikuti oleh 163 jemaah haji Kota Banjarbaru, yang terdiri dari 160 jemaah urut porsi dan 3 jemaah prioritas lansia. Manasik akan dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan, yakni 2 hari di tingkat kota dan 8 hari di masing-masing kecamatan, sesuai dengan domisili jemaah, dengan bimbingan dari petugas KUA setempat.
Untuk pemahaman menyeluruh bagi jemaah, berbagai narasumber dari lintas unsur akan memberikan materi, diantaranya:
Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru
Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan
Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru
Alumni Petugas Haji Praktisi Haji dan Umrah
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan seluruh jemaah haji Kota Banjarbaru dapat menjalankan ibadah haji dengan baik, mandiri, dan sesuai syariat, serta mampu menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci
