

republikberita.co.id- Harga emas perhiasan kadar 99 di Pasar Bauntung Batuah, Martapura Kabupaten Banjar mengalami ketidakstabilan.

Dalam sehari, harga dapat berubah hingga beberapa kali, membuat para pembeli dan pedagang harus ekstra waspada terhadap fluktuasi pasar.
Hadi, karyawan Toko Emas Anggun, menjelaskan bahwa sejak 2024 hingga Mei 2025, tren harga emas menunjukkan kenaikan signifikan.
“Harga emas saat ini berada di angka Rp 1.700.000 per gram, meski sempat mencapai Rp 1.930.000 pada bulan April lalu,” ujarnya saat ditemui di tokonya, Sabtu (17/5/2025).
Ia menambahkan bahwa perubahan harga tidak lagi terjadi harian, tetapi bisa berganti setiap beberapa jam.
“Dalam satu hari bisa dua sampai tiga kali terjadi perubahan harga. Ini cukup menyulitkan,” katanya.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Hilma, karyawan Toko Emas Banyu Wangi. Menurutnya, tahun 2025 menjadi tahun yang penuh ketidakpastian bagi harga emas.
“Harga bisa naik atau turun dalam hitungan jam, bahkan selisihnya bisa Rp 5.000 sampai Rp 50.000 per gram,” ungkapnya.
Hilma menjelaskan bahwa salah satu faktor utama ketidakstabilan ini adalah nilai tukar dolar AS yang fluktuatif.
“Karena emas mengikuti harga internasional, maka pergerakan dolar sangat memengaruhi pasar lokal,” tambahnya.
Sementara itu, Meliza, warga yang ditemui usai membeli emas di salah satu toko, mengaku tetap memilih berinvestasi meski harga tidak menentu.
“Saya melihat emas sebagai bentuk investasi jangka panjang, jadi walaupun harganya naik-turun, saya tetap beli,” katanya.
Ketidakstabilan harga emas ini menimbulkan tantangan tersendiri bagi masyarakat, khususnya mereka yang berencana membeli emas sebagai simpanan atau investasi.
Pelaku usaha pun harus terus memantau perkembangan pasar global demi menghindari kerugian.

