

REPUBLIKBERITA.CO.ID., BANJARBARU – Lagi lagi dugaan tindakan penyalah gunaan uang negara kembali terjadi di daerah yang berjuluk Kota Pendidikan.

Yang mengejutkannya kasus yang saat ini sedang ditelisik oleh Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru tidak sedikit yakni berjumlah tiga.
Dari tiga yang saat ini ditelisik oleh mereka dua diantaranya terkait dengan pembangunan.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru Hadiyanto mengatakan, bangunan yang saat ini diperiksa Arkeolog lalu Pasar Landasan Ulin Utara, dan untuk satunya lagi terkait pengadaan tanah.
“Untuk proses hukum terkait perkara yang saat ini kami tangani pertama pembangunan pasar laura dan pengadaan tanah itu sudah naik proses penyelidikan, dulu lid atau penyelidikan intelijen, sekarang sudah di Pidsus. Kemudian untuk proses hukum pembangunan arkeolog sudah dalam penyidikan,” Ungkapnya kepada Republikberita.co.od diruang kerjanya Kamis 8 Mei 2025.
Dibeberkanya bahwa dalam proses penyelidikan Pasar Laura pihaknya sudah memeriksa sebanyak 20 orang.
“Untuk pejabat tingginya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru sudah juga kami panggil dan diperiksa,” akunya.
Kemungkinan untuk perkara tersebut tersangkanya ada 3 orang untuk lebih pastinya tidak bisa disampaiakan dulu.
“Tunggu saja nanti akan kami sampaikan,” bebernya.
Rata rata temuan pelanggaran yang dilakukan oknum diduga terkait dengan volume bangun dan ketidak sesuaian spesifikasi.
“Nanti kami juga akan memanggil ahli dari luar pulau Kalimantan untuk melakukan pemeriksaan,” akhirnya.

