

REPUBLIKBERITA.CO.ID.,MARTAPURA – Miris prilaku manajemen PS Barito Putera di anggap sombong oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Banjar.

Bagaimana tidak pasalnya klub sepak bola yang kerap bermain menggunakan Stadion Demang Lehman kebanggaan masyarakat Kabupaten Banjar itu dinilai tidak peduli kepada daerah tersebut.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora, mengatakan kekecewaan terhadap pihak manajemen PS Barito Putera dikarenakan mereka pihak manajemen tidak menghadiri undangan rapat evaluasi terkait penggunaan Stadion Demang Lehman.
“Mengapa saya katakan mereka sombong karena undangan yang kami sampaikan kepada pihak manajemen PS Barito Putera untuk melakukan rapat tersebut tidak dihadirinya, padahal kami sudah menyampaikan jauh-jauh hari, sikap seperti itukan sangat mengecewakan kami sebagai yang mewakili masyarakat Kabupaten Banjar,” ungkapnya Kamis Mei 2025.
Tidak hanya pihak anggota DPRD yang dikecewakan tetapi juga sejumlah instansi penting namun hingga lama menunggu, tidak satupun perwakilan Barito Putera yang hadir.
“Artinyakan se akan mereka sangat berkuasa didaerah kita padahal mereka bermain di Kabupaten Banjar. Kedepan nanti jika bisa dijadwalkan ulang, kita ingin tahu bagaimana sebenarnya mekanisme undangan dari pihak Barito. Karena hal seperti ini tak bisa terus dibiarkan,” tegas Irwan.
Tak hanya soal absennya Barito dari rapat, Irwan juga mengungkap pengalaman pahit yang pernah ia alami saat menyaksikan pertandingan Barito Putera secara langsung di stadion.
“Saya pernah diusir dari VIP room, padahal datang dengan undangan resmi sebagai bagian dari Forkopimda. Mereka bilang itu ruangan khusus orang-orang Hasnur. Ini bukan sekali, tapi sudah tiga kali saya diperlakukan seperti itu,” bebernya.
Menurut Irwan, perlakuan tersebut sangat tidak pantas, terlebih dirinya hadir bukan sebagai penonton biasa, melainkan menjalankan tugas yang diberikan oleh Ketua DPRD Banjar.
“Barito Putera ini kebanggaan kita bersama. Tapi kalau saya yang datang sebagai wakil rakyat malah disuruh keluar, buat apa saya diundang? Saya bukan penonton ilegal,” pungkasnya.

