
REPUBLIKBERITA.CO.ID, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Pekauman RT 03, Kecamatan Martapura Timur, Rabu (11/3/2026) siang. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat pemerintah daerah terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat peristiwa tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi kepada para korban di lokasi kejadian yang kini menyisakan puing-puing bangunan. Suasana haru mewarnai penyerahan bantuan yang dilaksanakan di salah satu teras rumah warga yang hangus terbakar.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Plh Sekda Banjar Ikhwansyah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banjar Wasis Nugraha, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar Agus Siswanto, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Erni Wahdini, Ketua BAZNAS Kabupaten Banjar Nuryadi, serta pambakal Desa Pekauman Siti Aisyah.
Selain bantuan logistik dan kebutuhan pokok, pemerintah daerah juga memastikan proses pendataan terhadap korban terus dilakukan untuk mendukung penanganan serta pemulihan kondisi warga terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Idrus Al Habsyi menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Desa Pekauman. Ia berharap para korban diberi ketabahan serta rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali.
“Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan duka atas musibah ini. Kami menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial, BPBD dan alhamdulillah dari Baznas berupa uang tunai sebesar Rp3 juta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain bantuan awal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar juga akan melakukan verifikasi tingkat kerusakan bangunan untuk menentukan bantuan lanjutan bagi para korban. Bantuan tersebut akan disesuaikan dengan kategori kerusakan rumah, yakni rusak berat sebesar Rp30 juta, rusak sedang Rp20 juta, dan rusak ringan Rp10 juta.
Habib Idrus juga memastikan tiga warga yang mengalami luka-luka serta satu orang yang tersengat aliran listrik telah mendapatkan penanganan medis.
Pada kesempatan itu, ia turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan.
“Jika meninggalkan rumah untuk tarawih atau salat malam, pastikan kompor dimatikan dan stop kontak dicabut. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pesannya.
Sementara itu, Pambakal Desa Pekauman, Siti Aisyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar atas respons cepat dalam membantu warganya yang tertimpa musibah.
“Terima kasih banyak kepada Pemkab Banjar yang telah cepat memberikan bantuan. Ini sangat meringankan beban warga yang terkena musibah,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan 10 unit rumah yang dihuni 10 kepala keluarga dengan total 38 jiwa. Saat ini para korban sementara menumpang di rumah kerabat di sekitar lokasi yang tidak terdampak kebakaran.
Diketahui, musibah kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk itu terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 16.50 Wita, saat warga tengah menyiapkan menu berbuka puasa. Api dengan cepat membesar dan melalap sejumlah rumah warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh puluhan Barisan Pemadam Kebakaran sekitar 30 menit kemudian.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

