
REPUBLIKBERITA.CO.ID, MARTAPURA – Komitmen memperkuat akuntabilitas kinerja perangkat daerah terus digelorakan oleh Bappedalitbang Kabupaten Banjar. Melalui Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi, instansi tersebut menggelar Pendampingan Input Data Renstra pada aplikasi SIMONDALEV bagi SKPD mitra Sub Bidang Pemerintahan, Sub Bidang Ekonomi, dan Sub Bidang Sumber Daya Alam, Selasa (3/3/2026) di Aula Bauntung Bappedalitbang Banjar.

Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam memastikan pelaporan kinerja berjalan tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan. Acara dipimpin langsung oleh Kasubbid Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan (PEP), Maulidyanti Eka Sari. Lia, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pendampingan dilaksanakan dalam rangka pelaporan kinerja melalui Modul SAKIP SIMONDALEV Triwulan I Tahun 2026.

“Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan input data Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025–2029 pada aplikasi SIMONDALEV agar pelaporan lebih tertib dan terukur,” ujarnya.
Pendampingan dilakukan secara terjadwal sesuai pembagian sub bidang. Pada kesempatan tersebut, tiga sub bidang sekaligus mendampingi mitra perangkat daerahnya. Pola ini diterapkan agar proses asistensi lebih efektif, fokus, serta memberi ruang diskusi teknis yang lebih mendalam sesuai karakteristik urusan masing-masing perangkat daerah.
Tak hanya pemaparan materi, Lia juga memandu praktik pengisian secara langsung, termasuk simulasi penambahan menu baru dalam SIMONDALEV. Peserta diajak memahami alur teknis penginputan data, mulai dari penyusunan indikator kinerja, penetapan target tahunan, hingga sinkronisasi dengan dokumen Renstra 2025–2029. Metode praktik langsung tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala teknis yang selama ini dihadapi operator dan kasubbag perencanaan.
Dalam sesi pendampingan, peserta turut dipandu oleh para kasubbid sesuai bidangnya, yakni Rusdian Noor (Sub Bidang Pemerintahan), Gusti Rizki Azhari (Sub Bidang Ekonomi), dan Irma Vida (Sub Bidang Sumber Daya Alam). Mereka memberikan arahan teknis, menjawab pertanyaan peserta, serta memastikan data yang diinput telah sesuai dengan struktur dan kaidah pelaporan kinerja yang berlaku.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah, di antaranya Satpol PP, Inspektorat, BPKPAD, BKPSDM, Disdukcapil, Setda, Setwan, Bakesbangpol, DKUMPP, DPMPTSP, Disbudporapar, Dinakertrans, DKPP, dan Dinas Pertanian. Kehadiran mereka menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sistem perencanaan dan pelaporan berbasis kinerja.
Melalui kegiatan ini, Bappedalitbang berharap kualitas pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional di Kabupaten Banjar. Pendampingan teknis semacam ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya kinerja yang terukur dan berorientasi pada hasil.

