Martapura, Kalsel – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti aula kantor PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar pada Jumat (9/1/2026). Manajemen dan seluruh jajaran perusahaan menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat spiritualitas sekaligus meneguhkan nilai integritas dalam pelayanan.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, Marhain Rahman, Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, jajaran Dewan Komisaris, serta seluruh karyawan dan karyawati.
Peringatan tahun ini menghadirkan penceramah nasional, Habib Syauqi Al Habsyi, Pimpinan Majelis Majelis Madinatul Habib asal Jakarta. Dalam tausiyahnya, ia mengupas makna mendalam Surah Al Isra ayat 1 yang menjadi landasan peristiwa agung perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
“Maha suci Allah SWT yang telah memberangkatkan seorang hamba-Nya. Nabi Muhammad SAW adalah hamba sekaligus kekasih Allah SWT. Isra Mikraj adalah peristiwa luar biasa, karena menjadi momen pertemuan Allah SWT dengan kekasih-Nya, Nabi Muhammad SAW, pada malam yang penuh kemuliaan,” tutur Habib Syauqi di hadapan para jemaah.
Habib Syauqi menekankan bahwa peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar sejarah spiritual, tetapi juga pengingat akan kewajiban utama umat Islam dalam menjaga salat lima waktu. Ia mengajak seluruh jamaah untuk membiasakan diri bangun pada sepertiga malam terakhir guna bermunajat dan memanjatkan doa kepada Allah SWT, sebagai bentuk penguatan hubungan hamba dengan Sang Pencipta.
Dalam tausiyahnya, Habib Syauqi juga mengajak seluruh jemaah untuk membiasakan diri bangun di sepertiga malam terakhir guna bermunajat dan berdoa kepada Allah SWT. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga salat lima waktu secara berjamaah.
“Keutamaan salat berjamaah sangat besar. Pahalanya dilipatgandakan hingga 27 kali dibandingkan salat sendirian,” tegasnya.
Di penghujung ceramah, ia turut mengingatkan pentingnya rutin menghadiri majelis taklim sebagai sarana menuntut ilmu agama. Menurutnya, pemahaman yang benar terhadap hukum dan tata cara ibadah menjadi kunci agar setiap amal bernilai dan tidak sia-sia di sisi Allah SWT.
Peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah ini berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan. Manajemen PTAM Intan Banjar berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh insan perusahaan, tetapi juga menjadi energi moral dalam menjalankan amanah pelayanan air bersih kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.
