REPUBLIKBERITA.CO.ID., Menghadapi Momen 5 Rajab (Rutinan Malam Senin Sekumpul) yang segera tiba, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyiapkan serangkaian langkah teknis dan operasional guna memastikan ketersediaan air bersih bagi jamaah selama kegiatan berlangsung di wilayah Banjarbaru dan Martapura.
Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, melalui Kepala Bagian Produksi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air pada momentum keagamaan tahunan tersebut.
“Menjelang Momen 5 Rajab ini, kami menyiapkan penambahan debit air karena pada hari pelaksanaan biasanya terjadi peningkatan signifikan dalam penggunaan air bersih,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, langkah utama yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas pompa agar tekanan air tetap stabil di seluruh jaringan distribusi. Selain itu, tim produksi juga melakukan pengecekan menyeluruh di titik-titik tempat wudhu jamaah.
“Rekan-rekan bagian transmisi sudah mulai menyiapkan tempat wudhu di berbagai lokasi. Sebelum H-2, semua titik akan kami uji tekanannya untuk memastikan aman dan stabil. Kami juga menyesuaikan tekanan sesuai kebutuhan hingga ke ujung jaringan,” jelasnya.
Menurut Akhmad Yani, pelaksanaan kegiatan serupa di tahun-tahun sebelumnya berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Koordinasi antarbagian terus dilakukan agar distribusi air tetap optimal selama pelaksanaan kegiatan keagamaan besar tersebut.
“Alhamdulillah beberapa tahun terakhir semua berjalan lancar. Kami selalu berkoordinasi antarbagian agar bisa saling backup jika ada potensi gangguan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi PTAM Intan Banjar, Bayu Cipta Setia Bisma, menuturkan bahwa tahun ini disiapkan 41 titik air untuk kebutuhan wudhu jamaah dan 12 titik untuk dapur umum di wilayah Banjarbaru dan Martapura.
“Titik-titik air kami sesuaikan dengan koordinasi posko induk agar tepat sasaran. Jumlah tersebut sudah mencakup area utama tempat
berkumpulnya jamaah,” katanya.
Bayu menambahkan, pengiriman suplai air dengan mobil tangki hanya dilakukan sebelum hari pelaksanaan mengingat padatnya aktivitas jamaah pada hari H.
“Kalau sebelum hari H masih bisa, tapi saat pelaksanaan akan sulit karena area sudah ramai. Biasanya ada juga pihak lain seperti pemadam kebakaran yang mengambil langsung dari instalasi kami,” jelasnya.
Ia juga mengimbau relawan agar mengambil air bersih dari sumber resmi PTAM Intan Banjar, dengan mengikuti prosedur dan berkoordinasi dengan petugas serta posko induk.
“Air bisa diambil dari instalasi Mentaos atau aerator kami, asalkan berizin dan tercatat,” tuturnya.
