
REPUBLIKBERITA.CO.ID, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terus memperkuat sinergi internal dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang agamis di daerah tersebut. Komitmen itu ditegaskan melalui berbagai program strategis, salah satunya pelaksanaan Safari Ramadan yang menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur, di Kota Martapura, Selasa, mengatakan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan bagi jajaran pemerintah daerah.

“Safari Ramadan membuka ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi serta memperkuat ikatan emosional dengan warga di kawasan yang dikunjungi,” ujar Saidi.
Menurutnya, Safari Ramadan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat mendengar langsung kebutuhan dan harapan warga, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat yang dirasakan secara langsung.
Saidi menekankan, sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga spiritual.
“Pemkab Banjar berkomitmen terus memperkuat sinergi kelembagaan keagamaan melalui penyaluran bantuan hibah kepada masjid, musala, madrasah, pesantren, serta organisasi keagamaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan stimulan untuk mendukung operasional organisasi keagamaan dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia dan islami, dengan tetap mengedepankan prinsip kemandirian.
Langkah tersebut, lanjut Saidi, sejalan dengan visi Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, dan Agamis. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas spiritual masyarakat harus berjalan beriringan agar tercipta keseimbangan dalam pembangunan daerah.
Selain itu, Saidi juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Banjar menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia berharap, semangat ibadah di bulan suci mampu mendorong aparatur pemerintah bekerja lebih profesional, responsif, dan berintegritas.
“Semoga seluruh amal ibadah kita diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Banjar,” tuturnya.
Dengan penguatan sinergi internal dan kolaborasi bersama masyarakat serta tokoh agama, Pemkab Banjar optimistis cita-cita membangun daerah yang religius, harmonis, dan berdaya saing dapat terwujud secara berkelanjutan.

