Martapura, Kalsel – Komitmen penguatan tata kelola pemerintahan desa dan pembangunan karakter generasi muda kembali ditegaskan oleh Bupati Banjar, Saidi Mansyur. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian tiga Kantor Desa dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Darul Falihin yang dipusatkan di Balai Desa Karang Anyar, Kecamatan Astambul, Sabtu (14/02/2026).
Tiga Kantor Desa yang diresmikan yakni Kantor Desa Banua Anyar Danau Salak, Kantor Desa Limamar, dan Kantor Desa Pingaran Ilir. Peresmian ini menjadi simbol kolaborasi antardesa, khususnya antara Pemerintah Desa Banua Anyar Danau Salak bersama dua desa tetangganya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Bupati Saidi menyambut baik inisiatif kolaboratif tersebut dan menyebutnya sebagai praktik sinergi yang patut dicontoh oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Banjar. Ia menilai, kerja sama lintas desa mampu mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat solidaritas dan efisiensi pengelolaan sumber daya.
“Pembangunan tidak harus berjalan sendiri, ketika dilakukan secara kolektif, bukan hanya infrastruktur yang terbangun. Tetapi juga silaturahmi dan solidaritas antar desa semakin kuat,” ujarnya.
Ketiga kantor desa yang diresmikan memiliki luas bangunan kurang lebih antara 90 hingga 94,5 meter persegi. Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang efektivitas pelayanan administrasi, peningkatan kinerja aparatur desa, serta menciptakan ruang pelayanan yang layak dan profesional bagi masyarakat.

Bupati Saidi juga menegaskan bahwa kantor desa harus menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat yang cepat, tepat, transparan dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Ia mengingatkan seluruh perangkat desa agar menjalankan tugas dengan penuh integritas dan dedikasi. Pelayanan administrasi harus diselesaikan secara profesional dan efisien. Transparansi anggaran dan tata kelola pemerintahan menjadi prioritas utama. Kantor desa harus menjadi ruang pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan UMKM, forum musyawarah serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kantor desa adalah aset bersama. Ia bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol pelayanan, pemberdayaan dan kebersamaan masyarakat,” tegasnya.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pada kesempatan yang sama Bupati Saidi juga meresmikan TPA Darul Falihin. Kehadiran TPA ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam pembinaan generasi Qurani di Kecamatan Astambul.
“Investasi terbesar daerah bukan hanya pada bangunan, tetapi pada akhlak dan kualitas sumber daya manusianya. Melalui TPA ini kita berharap lahir generasi yang cerdas, beriman dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Keberadaan TPA Darul Falihin dinilai sebagai langkah strategis dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembinaan akhlak generasi muda. Dengan demikian, desa tidak hanya tumbuh secara administratif dan infrastruktur, tetapi juga berkembang dalam kualitas sumber daya manusianya.
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi Kecamatan Astambul untuk terus bergerak maju, menguatkan tata kelola desa sekaligus membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.
