

REPUBLIKBERITA.CO.ID., MADIUN – Kinerja Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun dalam menjaga para tahanan patut di apresiasi setinggi-tingginya.

Bagaimana tidak hal tersebut disampaikan lantaran mereka berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Lapasa.
Kepala Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Septyawan Kuspriyo Pratomo mengatakan Kejadian bermula saat petugas memeriksa barang bawaan pengunjung dalam layanan kunjungan tatap muka. Petugas mencurigai isi plastik berisi kerupuk ikan, kemudian memecahnya dan menemukan serbuk putih di dalam 20 bungkusan plastik klip bening. Temuan ini langsung disaksikan pengunjung yang bersangkutan.
“Setelah pengecekan bersama, dipastikan barang tersebut adalah narkotika jenis sabu-sabu dengan total berat 20 gram (bruto),” ungkap Ka. KPLP, Septyawan.
Kasi Adm. Kamtib, Hilman Hilmawan menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil ketelitian petugas dan komitmen memperketat pengawasan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa Lapas tidak memberi ruang bagi peredaran narkotika.
“Lapas Pemuda Madiun terus memperkuat pengawasan dan tidak memberikan toleransi terhadap upaya penyelundupan barang terlarang, baik narkotika maupun alat komunikasi ilegal,” tegasnya.
KBO Satresnarkoba Polres Madiun Kota, Iptu Imam Syafi’i, memberikan apresiasi atas langkah cepat pihak Lapas. “Pelaku sudah diamankan dan kasusnya sedang kami dalami. Ini menjadi peringatan keras bahwa siapa pun yang mencoba menyelundupkan narkotika akan ditindak tegas,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya sinergi antarinstansi dalam memerangi peredaran narkoba di lingkungan Lapas. Langkah ini sejalan dengan perintah harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk memberantas peredaran narkotika di Lapas dan Rutan secara tegas, konsisten, dan berkelanjutan.

