

REPUBLIKBERITA.CO.ID, KALSEL – Menjelang pelaksanaan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, jajaran Polda Kalimantan Selatan menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan sekaligus menyiapkan pengamanan maksimal demi kelancaran kegiatan keagamaan akbar tersebut.

Kapolda Kalimantan Selatan, Rosyanto Yudha Hermawan, secara langsung menyerahkan bantuan satu ekor sapi jenis limosin berbobot sekitar 200 kilogram, Selasa (24/3/2026) pagi. Penyerahan berlangsung di halaman Masjid Tuhfaturraghibin, Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.
Bantuan tersebut diterima oleh Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, KH Muhammad Husien, sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan haul yang setiap tahunnya dipadati ratusan ribu jemaah.
Tak hanya itu, Kapolres Banjar Fadli juga turut berpartisipasi dengan menyerahkan bantuan serupa berupa satu ekor sapi melalui Wakapolres Banjar Faisal Amri Nasution.
Kapolda Kalsel menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat, khususnya Haul Datu Kalampayan yang telah menjadi agenda tahunan berskala besar di Kalimantan Selatan.
“Ini kegiatan rutin setiap tahun. Kami ingin hadir dan berkontribusi dalam kegiatan keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, aspek pengamanan juga menjadi perhatian utama. Polda Kalsel akan mengerahkan sekitar 800 personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, baik melalui jalur darat maupun perairan.
Berbagai fasilitas pendukung turut disiapkan, mulai dari dua dapur lapangan hingga tiga unit kendaraan water treatment guna memenuhi kebutuhan air bersih para jemaah. Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan jemaah melalui jalur sungai, aparat juga menyiagakan armada air seperti speed boat dan perahu karet.
Kapolda turut mengimbau para jemaah agar senantiasa menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan haul.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Bagi jemaah yang menggunakan jalur sungai agar memperhatikan faktor keselamatan,” tambahnya.
Diperkirakan, Haul ke-220 Datu Kalampayan akan dihadiri sekitar 200 ribu jemaah dari berbagai daerah, menjadikannya salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Kalimantan Selatan yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan.

