Kabupaten Banjar-Pemerintah Desa Pemangkih Darat, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, rutin melaksanakan apel pagi setiap Senin sebagai bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan sekaligus meningkatkan koordinasi antarunsur di lingkungan desa.
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Desa atau Pambakal Pemangkih Darat, Jumberi, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat desa, para ketua RT, Linmas, serta Kapolsubsektor Tatah Makmur.
Tidak hanya menjadi rutinitas awal pekan, apel pagi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyampaikan informasi dan berkoordinasi mengenai berbagai kondisi yang berkembang di lingkungan Desa Pemangkih Darat.
Melalui pertemuan tersebut, setiap unsur yang terlibat dapat saling berbagi informasi terkait situasi dan kebutuhan masyarakat, sehingga persoalan yang muncul di lingkungan desa dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara bersama.
Kepala Desa Pemangkih Darat, Jumberi, mengatakan apel pagi menjadi salah satu cara untuk membangun kedisiplinan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dengan unsur masyarakat dan keamanan.
“Apel pagi ini kami laksanakan setiap hari Senin. Selain untuk meningkatkan kedisiplinan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk saling berkoordinasi, terutama menyampaikan dan mengetahui kondisi lingkungan desa. Dengan komunikasi yang baik, setiap perkembangan di masyarakat bisa lebih cepat diketahui dan dikoordinasikan,” ujar Jumberi.
Menurutnya, keterlibatan BPD, aparat desa, ketua RT, Linmas hingga unsur kepolisian menjadi penting karena masing-masing memiliki peran dalam menjaga ketertiban serta mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Jumberi berharap kegiatan apel pagi dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat sinergi seluruh unsur dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondisi lingkungan Desa Pemangkih Darat.
Dengan koordinasi yang dilakukan secara rutin, Pemerintah Desa Pemangkih Darat berharap komunikasi antarunsur semakin solid sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat, terarah, dan bersama-sama.
