RepublikBerita, Banjar — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi di Kabupaten Banjar terus didorong untuk masuk ke dalam ekosistem pasokan investasi berskala besar. Langkah strategis ini ditegaskan dalam pembukaan Sosialisasi dan Fasilitasi Kemitraan antara Usaha Besar dengan Pelaku UMKM dan Koperasi di Bukit Bintang Park and Resort, Karang Intan, Selasa (6/10/2026).
Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi menegaskan bahwa setiap investasi besar yang masuk ke daerah wajib membawa manfaat nyata bagi pertumbuhan pelaku usaha kecil lokal.
“Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi menegaskan, setiap investasi usaha besar harus diiringi komitmen kemitraan yang memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan koperasi,” ujar Habib Idrus Al Habsyi.
Ia menjelaskan bahwa kolaborasi yang setara menjadi kunci utama untuk mengatasi hambatan kapasitas produksi, permodalan, serta keterbatasan akses pasar yang selama ini dialami UMKM.
“Perusahaan yang konsisten menjalankan kemitraan akan mendapatkan apresiasi, sedangkan perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya akan mendapatkan pendampingan intensif dari pemerintah daerah hingga komitmen tersebut terealisasi sebagaimana mestinya,” tutur Habib Idrus Al Habsyi.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar telah memperkuat payung hukum kemitraan melalui Peraturan Bupati Banjar Nomor 47 Tahun 2024 guna menjamin kepastian berusaha bagi para pelaku UMKM.
“Peraturan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Daerah Kabupaten Banjar tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal agar usaha besar dan UMKM maupun koperasi dapat saling menguatkan,” ungkap Habib Idrus Al Habsyi.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar, Santi Nurlaela menyampaikan bahwa sinergi ini dirancang untuk mewujudkan pemerataan kesempatan berusaha di seluruh wilayah daerah.
“Pimpinan usaha besar diimbau untuk melaksanakan kewajiban kemitraan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab, selaras dengan komitmen yang disampaikan dalam sistem OSS-RBA,” pungkas Santi Nurlaela.
Rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama kemitraan tahun 2026 serta penyerahan piagam apresiasi oleh Wakil Bupati Banjar kepada perusahaan yang berkomitmen merangkul UMKM lokal.
