BANJAR – Pemerintah Desa Garis Hanyar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada 18 warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan. Penyaluran tersebut mencakup periode empat bulan, yakni Juni hingga September, dengan sasaran masyarakat kurang mampu dan warga yang memiliki penyakit menahun.
Pambakal Desa Garis Hanyar, H. Darkasi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga yang membutuhkan dukungan ekonomi, terutama masyarakat dengan keterbatasan penghasilan dan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian berkelanjutan.
“Bantuan ini kami salurkan kepada 18 warga yang memenuhi kriteria, terutama masyarakat kurang mampu dan warga yang memiliki penyakit menahun. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka,” ujar H. Darkasi.
Bantuan yang diberikan mencakup empat bulan, mulai Juni hingga September. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, sehingga total bantuan yang diterima setiap orang untuk periode tersebut mencapai Rp800 ribu.
Dengan jumlah 18 penerima, penyaluran BLT Desa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Penetapan penerima bantuan ditujukan kepada warga yang membutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi serta keadaan kesehatan mereka. Kelompok masyarakat kurang mampu dan warga dengan penyakit menahun menjadi sasaran penyaluran bantuan tersebut.
H. Darkasi berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. Ia juga berharap program bantuan desa dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Penyaluran BLT Desa ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah desa kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Melalui program tersebut, Pemdes Garis Hanyar berharap dapat membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban ekonomi penerima bantuan.
