

REPUBLIKBERITA.CO.ID., BANJARBARU – Entah bagaimana pengelolaannya yang pastinya beberapa pasar yang dibangun oleh Pemerintah Kota Banjarbaru kalah ramai dengan pasar yang dibuat masyarakat sendiri.

Bagaiman tidak hal itu dapat diketahui lantaran beberapa pasar yang dibangun pemerintah sepi pedagang.
Dari 10 pasar yang dibangun menggunakan uang negara itu 4 diantaranya tidak ada aktifitas berjualan.
Mirisnya pasar yang sepi dengan pedagang tersebut itu sudah lama terjadi yakni sejak tahun 2019 yang lalu
“Pasar yang saat ini sepi pedagangnya yakni Pasar Landasan Ulin Utara, Abadi, Landasan Ulin Timur, dan yang terkahir Pondok Mangga” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Muriani, ST di ruang kerjanya Jumat 4 Juli 2025.
Dijelaskan Muri sepinya pedagang pada pasar tersebut, diduga lantaran kalah bersaing dengan penjualan yang dilakukan secara online saat ini.
“Memang saat ini pedagang kita yang berjualan seperti barang dan pakaia kalah dengan pedagang online saat ini, seperti contoh di Pasar Bauntung yang meramaikan saat ini hanya pasar basahnya seperti berjualan ayam ikan sayur dan lainnya,” akunya.
Selanjutnya menanggapi tumbuh suburnya pasar rakyat di Kota Banjarbaru Muri tidak dapat berkomentar banyak lantaran mereka tidak ada hak untuk melakukan pelarangan kepada mereka.
“Kami tidak bisa bertindak lanataran tidak ada aturan jika pembangunan pasar rakyat misalnya harus izin kepada Perindag dulu,” akunya.

