RepublikBerita, Banjarbaru — Pemerintah Kota Banjarbaru bersama PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) memperkuat sinergi melalui kerja sama pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan untuk mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memperkuat pelayanan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air bersih serta dukungan penanganan kondisi darurat seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Kota Idaman.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Kota Idaman,” ujar Lisa usai kesepakatan kerja sama di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru.
Menurutnya, kolaborasi Pemkot Banjarbaru dengan PTAM Intan Banjar memiliki cakupan yang lebih luas. Selain berkaitan dengan pengelolaan pajak dan retribusi daerah, sinergi juga menyentuh aspek ketersediaan air bersih hingga dukungan dalam kondisi darurat.
Salah satunya terlihat dari kesiapsiagaan PTAM Intan Banjar dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Banjarbaru.
Lisa menyampaikan apresiasi terhadap layanan PTAM Intan Banjar yang tetap siaga selama 24 jam untuk mendistribusikan air kepada para relawan pemadam karhutla di lapangan.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kesiapsiagaan dan respons layanan 24 jam PTAM Intan Banjar dalam mendistribusikan air untuk mendukung para relawan pemadam karhutla di lapangan,” ucapnya.
Meski demikian, Lisa mengingatkan agar pengambilan air melalui sejumlah titik hidran untuk keperluan pemadaman karhutla tetap dilakukan dengan koordinasi terpadu.
Hal itu diperlukan agar aktivitas pengambilan air untuk penanganan bencana tidak mengganggu tekanan maupun kelancaran pasokan air melalui jaringan pipa reguler kepada pelanggan.
Setoran Dividen Hampir Rp6 Miliar
Sementara itu, Direktur Utama PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan PAD Banjarbaru.
Menurutnya, dukungan tersebut dilakukan melalui tata kelola perusahaan yang mandiri dan efisien tanpa bergantung pada penyertaan modal pemerintah.
Salah satu bentuk kontribusi perusahaan ditunjukkan melalui setoran dividen kepada pemerintah daerah yang nilainya mencapai hampir Rp6 miliar dan telah diserahkan.
“Selain itu, juga terjadi peningkatan arus kas perusahaan, serta efisiensi operasional yang mampu menghemat anggaran hingga Rp50 miliar dalam satu dekade sehingga menguntungkan bagi Pemkot Banjarbaru,” kata Syaiful.
Selain aspek keuangan, PTAM Intan Banjar juga terus memperkuat infrastruktur untuk menjaga ketahanan pasokan air.
Di antaranya melalui pembangunan intake di Sungai Rangas yang salurannya diarahkan menuju kawasan Aero City. Perusahaan juga mengembangkan intake di Sungai Tabuk yang pada awalnya memiliki kapasitas 100 liter per detik (LPS), kemudian meningkat menjadi 120 LPS.
PTAM Intan Banjar juga telah merencanakan pembangunan reservoir di kawasan Lingkar Utara.
Reservoir tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan pasokan air harian sekaligus mendukung kebutuhan mitigasi bencana di Kota Banjarbaru.
Dengan kerja sama tersebut, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan air minum daerah diharapkan tidak berhenti pada aspek penerimaan daerah, tetapi turut memperkuat kualitas pelayanan publik, ketahanan air, serta respons terhadap kondisi darurat di lapangan.
