Close Menu
    What's Hot

    Tim SAR Temukan Pria Tenggelam di Aliran Sungai Martapura

    03/08/2026

    DJP Kalselteng Sita 5 Bidang Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif PT WAR

    01/08/2026

    Lansia Banjarmasin Selamat Usai Tersesat di Hutan Gambut Banjar

    30/07/2026
    Login
    • HOME
    • HUKUM
      • KRIMINAL
    • AGRIKULTUR
      • Pertanian
      • Perikanan
    • OLAHRAGA
    • NUSANTARA
    • DAERAH
      • Kalimantan Selatan
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Kabupaten Banjar
      • Kab Tapin
      • Kotabaru
      • Tanah Bumbu
    Home»AGRIKULTUR»Pertanian»Poktan Muber Laura Kelola Pupuk Kompos dari Limbah Ternak Kambing

    Poktan Muber Laura Kelola Pupuk Kompos dari Limbah Ternak Kambing

    adminadmin24/11/2024
    Kambing di Peternakan Poktan Muber Laura. foto:MEdCenBJB

    REPUBLIKBERITA.CO.ID, BANJARBARU-Kepala UPT BPP Liang Anggang pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru, Nora Syahrini, bersama para penyuluh, melakukan monitoring ke Kelompok Tani (Poktan) Maju Bersama (Muber), di Kelurahan Landasan Ulin Utara (Laura), Kecamatan Liang Anggang, Kamis (21/11/2024).

    Ketua kelompok tani Muber, Wijiono, menjelaskan Kelompok Tani Muber mendapatkan bantuan Gudang, serta 12 ekor kambing dari Pemko Banjarbaru, yang kemudian limbah peternakan kambing, ia manfaatkan bersama para anggota poktan untuk menjadi pupuk kompos.

    “Alhamdulillah dapat bantuan untuk gudang pakan dan limbah ya kompos itu, kami mau mencoba kolaborasi dari peternakan untuk menghasilkan limbah untuk pertanian gitu,” katanya.

    Wijiyono bersama anggota poktan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemko Banjarbaru yang telah memberikan bantuan.

    “Kemarin dapat dari bantuan dari Dinas Pemko itu sekitar 12 ekor, sekarang jadi 36 ekor, Alhamdulillah kita mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih, sekarang kambingnya sudah berkembang biak, mau nambah lagi, sudah bunting semuanya gitu,” tambahnya.

    Diinformasikan, kotoran kambing tidak dapat diberikan langsung kepada tanaman karena mengandung ammonia yang bersifat panas yang mengakibatkan tanaman layu dan mati. Oleh karena itu, para petani harus melakukan pengolahan pupuk terlebih dahulu dengan cara fermentasi menggunakan alat dan bahan. (MEdCenBJB)

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tim SAR Temukan Pria Tenggelam di Aliran Sungai Martapura

    03/08/2026

    DJP Kalselteng Sita 5 Bidang Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif PT WAR

    01/08/2026

    Lansia Banjarmasin Selamat Usai Tersesat di Hutan Gambut Banjar

    30/07/2026

    Habib Idrus Lantik 100 Dewan Hakim dan Panitera MTQ XLIX

    28/07/2026

    Pemkab Banjar Perkuat Persiapan Evaluasi Pelayanan Publik 2026

    28/07/2026
    Berita Pilihan

    Tim SAR Temukan Pria Tenggelam di Aliran Sungai Martapura

    03/08/2026

    RepublikBerita, Banjar – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad seorang pria tanpa identitas (Mr. X)…

    DJP Kalselteng Sita 5 Bidang Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif PT WAR

    01/08/2026

    Lansia Banjarmasin Selamat Usai Tersesat di Hutan Gambut Banjar

    30/07/2026

    Habib Idrus Lantik 100 Dewan Hakim dan Panitera MTQ XLIX

    28/07/2026
    Our Picks

    Tim SAR Temukan Pria Tenggelam di Aliran Sungai Martapura

    03/08/2026

    DJP Kalselteng Sita 5 Bidang Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif PT WAR

    01/08/2026

    Lansia Banjarmasin Selamat Usai Tersesat di Hutan Gambut Banjar

    30/07/2026
    Most Popular

    Gurih Manis Pedasnya Dawet Sambal di Jatimulyo

    06/09/2024

    Penghargaan WTN Ke-5 dari Kemenhub RI Untuk Pemkab Banjar

    09/09/2024

    Perpanjangan Jabatan Kades dan BPD di Kotabaru

    07/09/2024
    © 2026 - REPUBLIKBERITA.CO.ID
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?