RepublikBerita, Banjar – Realisasi investasi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mencatatkan tren positif yang signifikan hingga melampaui target dengan capaian surplus sebesar Rp1,6 triliun. Capaian ini dipaparkan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, saat membuka Forum Investasi Daerah di Hotel Tree Park, Kertak Hanyar, Senin (10/8/2026) siang.
Yudi menegaskan bahwa posisi geografis Kabupaten Banjar yang berbatasan langsung dengan Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi menjadi pemantik utama percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Guna menjaga tren pertumbuhan ekonomi tersebut, Pemkab Banjar memfokuskan pengembangan pada tiga sektor unggulan RPJMD, meliputi pertanian, perikanan, dan pariwisata yang berbasis sumber daya lokal,” jelas Yudi Andrea.
Sebagai langkah memantapkan iklim usaha, Pemkab Banjar melalui DPMPTSP membentuk forum komunikasi interaktif yang melibatkan HIPMI, KADIN, serta jajaran asosiasi bisnis regional.
Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Banjar, Santi Nurlela, merinci target dan capaian investasi daerah terkini:
Target Investasi 2026: Dipatok meningkat menjadi Rp2,14 triliun pasca-keberhasilan melampaui target pada tahun 2025.
Capaian Triwulan I: Realisasi investasi awal tahun 2026 telah menembus angka 27 persen dari total target tahunan.
Fokus Kemitraan: Memperluas promosi produk unggulan daerah bersama para pelaku usaha untuk memikat investor skala nasional.
Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang transparan, kondusif, dan berkesinambungan di Bumi Selamat.
