GARIS HANYAR — Pemerintah Desa Garis Hanyar terus mendorong pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang rutin dilaksanakan setiap bulan.
Pelayanan tersebut menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak PAUD, remaja hingga lanjut usia (lansia). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendorong warga agar rutin memantau kondisi kesehatannya.

Pambakal Desa Garis Hanyar, H. Darkasi, mengatakan pelaksanaan Posyandu dan Posbindu secara rutin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di desa.
“Posyandu dan Posbindu kami laksanakan secara rutin setiap bulan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memantau kesehatan, baik untuk anak-anak, remaja maupun lansia,” ujar H. Darkasi.
Dalam pelaksanaannya, Posyandu bayi, balita dan PAUD tercatat diikuti sebanyak 32 peserta. Sementara Posyandu remaja diikuti 68 peserta, sedangkan layanan bagi kelompok lansia mencapai 87 peserta.
Selain mendapatkan pelayanan kesehatan, peserta juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pemberian PMT menjadi salah satu bagian dari kegiatan pelayanan yang diberikan kepada peserta Posyandu.
H. Darkasi menilai keberadaan Posyandu dan Posbindu memiliki peran penting karena pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara lebih dekat dengan masyarakat. Warga tidak perlu menunggu kondisi kesehatan memburuk untuk mulai melakukan pemeriksaan.

“Kami ingin kegiatan ini terus dimanfaatkan masyarakat. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, kondisi kesehatan dapat lebih diperhatikan dan masyarakat juga semakin peduli terhadap kesehatannya,” katanya.
Pemerintah Desa Garis Hanyar berharap antusiasme masyarakat dalam mengikuti Posyandu dan Posbindu dapat terus dipertahankan. Melalui pelayanan yang rutin setiap bulan, layanan kesehatan tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
