RepublikBerita, Kalsel – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Pengembangan Destinasi resmi menggelar “Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi Pariwisata di 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel Tahun 2026”. Untuk pelaksanaan kali ini, pelatihan difokuskan bagi pengelola wisata dari Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Agenda ini dihadiri oleh Kepala Disporapar Kabupaten Tabalong, tim CSR PT Adaro Indonesia, serta menghadirkan praktisi pariwisata dan konten kreator. Acara mengusung tema “Penguatan Kapasitas Pokdarwis dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, Inklusif, dan Berdaya Saing Melalui Inovasi Digital dan Kearifan Lokal”.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Gusti Muhammad Yosalvina Yovanie, menekankan bahwa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan warga lokal merupakan motor penggerak utama pariwisata daerah.
“Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dan Masyarakat Sekitar merupakan Garda terdepan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata terutama situs Geopark Meratus yang ada di daerah Kalimantan Selatan,” kata Yosalvina di Tabalong, Kamis (18/6/2026).
Yosalvina menyoroti pergeseran tren wisatawan modern yang kini lebih mencari pengalaman dan makna mendalam dari sebuah tempat wisata, bukan sekadar keindahan visual semata. Oleh karena itu, kemampuan mengemas cerita (storytelling) berbasis kearifan lokal menjadi sangat krusial untuk menciptakan ikatan emosional dengan pengunjung.
Melalui program ini, para peserta dibekali dengan kurikulum pembekalan yang mencakup empat aspek penting:
Dasar Kepariwisataan: Pemahaman fundamental mengenai tata kelola destinasi yang ideal.
Pelayanan Prima (Service Excellence): Standar sikap ramah, aman, dan nyaman dalam menyambut wisatawan.
Pelestarian Lingkungan: Prinsip menjaga ekosistem sekitar objek wisata secara berkelanjutan.
Strategi Promosi Digital: Pengemasan daya tarik wisata menggunakan media digital terkini.
Di akhir sambutan, Yosalvina menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang mendukung dan mengajak para peserta memanfaatkan momentum ini sebagai wadah berdiskusi, berbagi ide, serta membangun jejaring demi kemajuan pariwisata di daerah masing-masing.
Sumber: MC Kalsel
