RepublikBerita, Banjar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar buka suara terkiat adanya penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan, Kamis (23/7/2026).
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Muhammad Norhusain, menyatakan apa yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Banjar memang sudah tugas dan fungsi mereka dalam menjalankan tugas.
“Saya mewakili Ketua Komisi IV tetap menghargai proses hukum dan langkah yang di ambil oleh APH. Kami juga sepakat dengan apa yang disampaikan Bupati kemarin, bahwa kita menghargai proses hukum dan menunggu keputusan ke depannya,” ujarnya.
Kendati demikian meskipun saat ini proyek tersebut tersentuh masalah hukum, namun pihaknya tetap menginginkan agar pekerjaannya terus dilakukan.
“Memang saat ini pembangunan tersebut dalam masalah hukum tapi untuk pembangunannya akan tetap dilanjutkan karena ini keberadaan rumah sakit tersebut sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah Gambut dan kawasan bawah Kabupaten Banjar sebagai upaya pemerataan pelayanan kesehatan.
“Ke depan kami tetap ingin keberadaan rumah sakit ini tetap ada di wilayah Gambut agar program prioritas Bupati terkait peningkatan sarana kesehatan bisa terlaksana. Dengan begitu pelayanan kesehatan dapat merata di seluruh wilayah Kabupaten Banjar,” katanya.
Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, usulan anggaran pembangunan rumah sakit tersebut berada di kisaran Rp120 miliar.
Namun, nominal tersebut masih berpotensi berubah menyesuaikan tahapan pembangunan skema multiyears serta kemungkinan kenaikan harga.
“Yang kami tahu sementara ini anggarannya sekitar Rp120 miliar. Untuk ke depannya kami belum tahu karena masih ada tahapan multiyears, apakah nanti ada perubahan akibat kenaikan harga atau tidak,” jelasnya.
Norhusain juga menegaskan pembangunan RS Tipe D Gambut merupakan salah satu program strategis yang masuk dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.
Karena itu, DPRD Kabupaten Banjar akan terus mendukung program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan.
Penulis: Ferdi Oetaya
