RepublikBerita, Banjar — Pemerintah Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan mendistribusikan puluhan ribu liter air bersih ke sejumlah sarana pendidikan dan keagamaan yang terdampak kekeringan, Minggu (1/11/2026).
Distribusi tersebut dilaksanakan secara kolaboratif oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha menyampaikan bahwa penyaluran air bersih diupayakan secara responsif demi memastikan ketersediaan kebutuhan dasar di fasilitas publik tetap terpenuhi selama musim kemarau.
“Distribusi air bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama unsur gabungan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan fasilitas pendidikan di tengah kondisi kekeringan,” ujar Wasis Nugraha.
Ia menjelaskan, armada tangki dikerahkan ke titik-titik penampungan atau tandon sekolah agar kegiatan belajar mengajar warga dan santri tidak terganggu.
“Tim gabungan bergerak mengisi tandon-tandon penampungan di sekolah maupun pondok pesantren agar pasokan air bersih dapat langsung dimanfaatkan,” tutur Wasis Nugraha.
Dalam aksi sosial tersebut, DPRKPLH menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk lima tandon di SMPN 3 Karang Intan, SDN Abirau, dan SDN Balau. Sementara itu, BPBD mendistribusikan 4.500 liter air ke SMAN 2 Martapura di Desa Indrasari, dan PMI Banjar menyalurkan 4.800 liter ke Pondok Pesantren Takhashush Diniyah di Desa Kampung Baru, Kecamatan Beruntung Baru.
Upaya pendistribusian air bersih ini terus dilanjutkan secara berkala dengan memprioritaskan kawasan rawan krisis air bersih di seluruh wilayah Kabupaten Banjar.
