RepublikBerita, Banjar – Kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan menjadi perhatian Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura.
Di tengah aktivitas pelayanan dan pembinaan, jajaran LPKA diingatkan untuk tetap menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Pesan tersebut disampaikan Kepala LPKA Kelas I Martapura, Dwi Hartono, saat memimpin apel pagi pegawai di lapangan apel LPKA Martapura.
Apel tersebut diikuti pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai LPKA Martapura.
Dalam amanatnya, Dwi Hartono menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Seluruh pegawai diminta mematuhi ketentuan yang berlaku, hadir tepat waktu, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Namun, kondisi lingkungan saat ini juga menjadi perhatian serius. Kabut asap yang muncul akibat kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dinilai perlu diantisipasi karena dapat berdampak terhadap kesehatan.
Dwi Hartono meminta jajarannya tidak mengabaikan kondisi kesehatan di tengah kualitas udara yang kurang baik. Pegawai diimbau menjaga kondisi tubuh, memperhatikan kualitas udara, serta segera mengambil langkah apabila mulai merasakan gangguan kesehatan.
“Di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang, kita harus lebih peduli terhadap kesehatan. Jaga kondisi tubuh dan jangan mengabaikan apabila merasakan gangguan kesehatan.
Kesehatan menjadi modal utama agar kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” pesan Dwi Hartono.
Selain kesehatan, aspek keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA juga menjadi perhatian.
Dwi Hartono meminta seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan dan tidak lengah terhadap berbagai potensi gangguan.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab petugas pengamanan. Seluruh pegawai memiliki peran dalam menciptakan lingkungan LPKA yang aman dan kondusif.
Karena itu, setiap pegawai diminta memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan kerja serta aktif melakukan deteksi dini terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kita harus selalu waspada dan jangan lengah. Deteksi dini harus menjadi perhatian bersama. Apabila melihat atau menemukan hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera komunikasikan dan koordinasikan agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.
Dwi Hartono berharap apel pagi tersebut tidak hanya menjadi rutinitas kedinasan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.
Dengan menjaga disiplin, kesehatan, kewaspadaan, serta koordinasi antarpersonel, LPKA Martapura diharapkan mampu mempertahankan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai penting untuk memastikan proses pembinaan dan pelayanan terhadap anak binaan tetap berjalan secara optimal.
Pewarta: Ferdi Oetaya
Editor: Pranata
