RepublikBerita, Banjar – Menjalani masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura bukan berarti kesempatan seorang anak untuk mendapatkan pendidikan harus terhenti.
Justru di tengah masa pembinaan tersebut, akses terhadap pendidikan menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat. Hal itu diwujudkan LPKA Martapura melalui program pembelajaran sekolah paket bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Insan Sekumpul, Selasa (1/9).
Dalam pembelajaran kali ini, Anak Binaan mendapatkan materi Teknologi Informasi (TI) Dasar yang disampaikan Guru PKBM Insan Sekumpul, Milasari.
Kepala LPKA Martapura Dwi Hartono mengatakan adapun materi tersebut tidak sekadar diarahkan untuk menambah pengetahuan, tetapi juga mengenalkan anak binaan pada keterampilan yang semakin dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan dan pekerjaan.
“Selama proses pembelajaran, anak binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mendapat kesempatan memahami serta berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi informasi,” ungkapnya
Kegiatan tersebut turut didampingi Dewi selaku Staf Pembinaan LPKA Martapura guna memastikan proses belajar berlangsung aman dan lancar.
Dewi menilai keberlanjutan pendidikan memiliki posisi penting dalam proses pembinaan. Menurutnya, masa pembinaan seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak untuk tetap memperoleh pengetahuan dan mengembangkan kemampuan.
“Kami terus berupaya agar proses pendidikan Anak Binaan tetap berjalan selama berada di LPKA. Pembelajaran seperti ini bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal agar mereka memiliki kemampuan yang dapat digunakan ketika kembali melanjutkan pendidikan maupun menjalani kehidupan di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Milasari mengatakan pengenalan Teknologi Informasi menjadi salah satu upaya memberikan wawasan yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami berharap melalui pembelajaran TI ini Anak Binaan dapat mengenal teknologi dengan cara yang positif dan bermanfaat. Semoga ilmu yang diberikan dapat menambah wawasan serta menjadi bekal bagi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di masa depan,” ungkapnya.
Pendidikan Tak Boleh Berhenti di Balik Tembok LPKA
Program pembelajaran tersebut menjadi pengingat bahwa pembinaan anak tidak cukup hanya berbicara mengenai kedisiplinan dan keamanan. Ada aspek pendidikan yang juga menentukan bagaimana seorang anak mempersiapkan diri sebelum kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kerja sama LPKA Martapura dengan PKBM Insan Sekumpul menjadi salah satu langkah untuk menjaga agar hak anak atas pendidikan tetap mendapatkan ruang selama menjalani pembinaan.
Terlebih, perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat membuat penguasaan pengetahuan dasar teknologi semakin relevan. Namun, pembelajaran tersebut idealnya tidak berhenti pada pemberian materi, melainkan dapat terus dikembangkan menjadi keterampilan yang benar-benar bermanfaat bagi masa depan anak binaan.
Melalui pendidikan yang berkelanjutan, LPKA Martapura berupaya memastikan proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada kehidupan anak selama berada di dalam lembaga, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Sebab, keberhasilan pembinaan pada akhirnya tidak hanya diukur dari tertibnya lingkungan LPKA, tetapi juga dari seberapa besar bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri yang dapat dibawa anak binaan ketika kembali menata masa depannya.
Pewarta: Ferdi Oetaya
Editor: Pranata
