Close Menu
    What's Hot

    Berikan Kenyamanan, PTAM Intan Banjar Terus Lakukan Pembenahan

    24/06/2026

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel, DPKP Kabupaten Banjar Rutin Gelar Pelatihan Water Rescue

    23/06/2026

    DPR RI Dorong Amnesti Massal Napi di Kalsel, Pangeran Khairul Saleh: Negara Rugi Jika Terus Memelihara di Lapas

    23/06/2026
    Login
    • HOME
    • HUKUM
      • KRIMINAL
    • AGRIKULTUR
      • Pertanian
      • Perikanan
    • OLAHRAGA
    • NUSANTARA
    • DAERAH
      • Kalimantan Selatan
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Kabupaten Banjar
      • Kab Tapin
      • Kotabaru
      • Tanah Bumbu
    Home»HEADLINE»Pemprov Kalsel Bidik Cuan dari Bisnis Jualan Asap Hijau

    Pemprov Kalsel Bidik Cuan dari Bisnis Jualan Asap Hijau

    adminadmin23/06/2026
    Pemprov Kalsel Bidik Cuan dari Bisnis Jualan Asap Hijau
    Pemprov Kalsel Bidik Cuan dari Bisnis Jualan Asap Hijau. foto: MC Kalsel

    RepublikBerita, Kalsel – Ketergantungan ekonomi Kalimantan Selatan pada sektor kerukan batubara dan sawit tampaknya mulai coba dikurangi secara perlahan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kini mulai melirik strategi baru yang lebih ramah lingkungan untuk memperkuat pertumbuhan daerah, yakni dengan menjajaki potensi bisnis perdagangan karbon (carbon trading).

    Rencana berburu cuan dari “jualan asap hijau” ini menggelinding dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pemanfaatan Potensi Ekonomi Karbon Daerah. Acara tersebut bertempat di Ruang Rapat Besar Lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

    Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, memimpin langsung jalannya rapat. Menurut Eddy, pertemuan lintas sektor ini menjadi langkah awal pemprov untuk memetakan seberapa besar potensi ekonomi karbon bumi Lambung Mangkurat, sekaligus menaikkan kelas Green Economy Index daerah.

    “Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan banyak masukan dari Prof. Johari, akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat, serta Tenaga Ahli Gubernur Dr. Sugiarto Sumas. Kita membicarakan bagaimana perdagangan karbon dapat menjadi instrumen penguatan Green Economy Index, sekaligus mengetahui sejauh mana kesiapan daerah dalam mengembangkan ekonomi hijau,” ujar Eddy, merinci isi obrolan santai tapi serius tersebut.

    Bagi Eddy, transformasi menuju ekonomi hijau (green economy) bukan lagi sekadar tren atau gaya-gayaan pelestarian alam, melainkan kebutuhan mendesak yang wajib disiapkan sejak dini. Kalsel tidak bisa terus-menerus mengandalkan sektor konvensional yang suatu saat pasti akan habis dikeruk.

    Eddy optimistis bisnis perdagangan karbon ini memiliki daya pikat besar untuk menjadi pemantik utama (trigger) pertumbuhan ekonomi baru di masa depan.

    “Harapan kita, ini menjadi salah satu trigger pertumbuhan ekonomi. Jadi pertumbuhan ekonomi kita tidak hanya bertumpu pada sektor-sektor konvensional, tetapi juga mulai mengarah pada pertumbuhan ekonomi hijau atau green economy yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

    Meskipun narasi perdagangan karbon ini terdengar sangat menjanjikan, publik Banua tampaknya harus sedikit menahan sabar untuk melihat hasilnya di dunia nyata. Eddy mengakui pembahasan saat ini murni masih berada pada tahap meraba potensi dan mengidentifikasi peluang di atas kertas.

    Pemprov Kalsel masih perlu kerja ekstra keras untuk mengelaborasi rencana ini bersama lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) demi memperkuat benteng regulasi, validasi data, serta kajian pendukung lainnya. Jangan sampai potensi ini menguap begitu saja karena birokrasi yang gagap aturan internasional.

    “Kita perlu penguatan regulasi dan penguatan kajian karena saat ini masih dalam tahap pemetaan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan sekitar tahun 2029 hingga 2030 kita sudah dapat memasuki tahap implementasi dan mulai mengoptimalkan potensi penerimaan dari perdagangan karbon,” jelas Eddy, membeberkan target waktu proyek hijau ini.

    Langkah panjang ini menjadi taruhan penting bagi Pemprov Kalsel. Kita tunggu saja, apakah skema ekonomi hijau ini benar-benar bisa mengendalikan perubahan iklim lokal sekaligus mendatangkan duit bagi daerah, atau sekadar menjadi tumpukan dokumen rakor di dalam lemari kantor gubernur.

    Sumber: MC Kalsel

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Berikan Kenyamanan, PTAM Intan Banjar Terus Lakukan Pembenahan

    24/06/2026

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel, DPKP Kabupaten Banjar Rutin Gelar Pelatihan Water Rescue

    23/06/2026

    DPR RI Dorong Amnesti Massal Napi di Kalsel, Pangeran Khairul Saleh: Negara Rugi Jika Terus Memelihara di Lapas

    23/06/2026

    BUMDesa Karya Baimbai Dinilai Tim Provinsi Kalsel

    23/06/2026

    Pemprov Kalsel Bidik Cuan dari Bisnis Jualan Asap Hijau

    23/06/2026
    Berita Pilihan

    Berikan Kenyamanan, PTAM Intan Banjar Terus Lakukan Pembenahan

    24/06/2026

    RepublikBerita, Banjarbaru – PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) terus meningkatkan kualitas layanan dengan melakukan…

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel, DPKP Kabupaten Banjar Rutin Gelar Pelatihan Water Rescue

    23/06/2026

    DPR RI Dorong Amnesti Massal Napi di Kalsel, Pangeran Khairul Saleh: Negara Rugi Jika Terus Memelihara di Lapas

    23/06/2026

    BUMDesa Karya Baimbai Dinilai Tim Provinsi Kalsel

    23/06/2026
    Our Picks

    Berikan Kenyamanan, PTAM Intan Banjar Terus Lakukan Pembenahan

    24/06/2026

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel, DPKP Kabupaten Banjar Rutin Gelar Pelatihan Water Rescue

    23/06/2026

    DPR RI Dorong Amnesti Massal Napi di Kalsel, Pangeran Khairul Saleh: Negara Rugi Jika Terus Memelihara di Lapas

    23/06/2026
    Most Popular

    Gurih Manis Pedasnya Dawet Sambal di Jatimulyo

    06/09/2024

    Penghargaan WTN Ke-5 dari Kemenhub RI Untuk Pemkab Banjar

    09/09/2024

    Perpanjangan Jabatan Kades dan BPD di Kotabaru

    07/09/2024
    © 2026 - REPUBLIKBERITA.CO.ID
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?